Kenali dampak banjir, pahami risiko di sekitar, siapkan kebutuhan darurat, dan ketahui langkah keselamatan sebelum, saat, dan setelah banjir.
Banjir dapat memberikan dampak terhadap lingkungan, kesehatan, fasilitas, aktivitas masyarakat, dan kondisi ekonomi.
Banjir terjadi ketika air menggenangi wilayah yang biasanya tidak tergenang. Kondisinya dapat dipengaruhi oleh hujan lebat, kapasitas drainase, kondisi sungai, perubahan tata guna lahan, dan faktor lainnya.
Setiap wilayah memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, penting untuk mengetahui kondisi lingkungan sekitar dan mengikuti informasi resmi ketika terjadi potensi banjir.
Persiapan sederhana seperti menyimpan dokumen penting, menyiapkan perlengkapan darurat, serta mengetahui jalur menuju tempat aman dapat membantu keluarga menghadapi keadaan darurat dengan lebih terorganisir.
Dampak banjir dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari gangguan aktivitas hingga kerusakan lingkungan dan fasilitas.
Genangan air dapat memasuki bangunan dan merusak perabot, lantai, dinding, serta barang-barang yang tidak terlindungi.
Genangan dapat menghambat perjalanan kendaraan dan membuat beberapa jalur sulit atau tidak aman untuk dilalui.
Kegiatan sekolah, pekerjaan, perdagangan, dan pelayanan masyarakat dapat mengalami gangguan.
Air banjir dapat membawa berbagai material dan kontaminan sehingga sumber air perlu diperhatikan setelah kejadian.
Banjir dapat membawa sampah, lumpur, dan material lainnya ke area permukiman maupun lingkungan sekitar.
Kerusakan fasilitas dan terhentinya aktivitas usaha dapat menyebabkan kerugian bagi masyarakat.
Persiapan dan tindakan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko ketika banjir terjadi.
Simpan perlengkapan penting dalam satu tempat agar lebih mudah dibawa ketika harus berpindah ke lokasi aman.
Sediakan air minum dalam wadah yang aman.
Berguna ketika penerangan tidak tersedia.
Membantu menjaga perangkat komunikasi tetap aktif.
Digunakan untuk komunikasi dan memperoleh informasi.
Perlengkapan pertolongan pertama yang sesuai kebutuhan.
Simpan salinan dokumen penting dalam pelindung kedap air.
Bawa pakaian kering dan perlengkapan pribadi secukupnya.
Sediakan makanan siap konsumsi yang tahan disimpan.
Identifikasi kondisi berbahaya sebelum mengambil tindakan ketika terjadi banjir.
| Kondisi | Potensi Risiko | Tindakan Umum |
|---|---|---|
| Arus air deras | Risiko terseret atau kehilangan keseimbangan. | Jauhi aliran dan cari lokasi yang lebih aman. |
| Kabel listrik terkena air | Risiko sengatan listrik. | Jangan menyentuh dan segera laporkan kepada pihak terkait. |
| Jalan tergenang | Permukaan jalan atau lubang dapat sulit terlihat. | Hindari area jika kondisi tidak aman dan ikuti informasi resmi. |
| Air tercemar | Dapat membawa kotoran atau kontaminan. | Hindari kontak yang tidak perlu dan jaga kebersihan. |
| Bangunan terdampak | Risiko kerusakan struktur atau benda jatuh. | Jangan memasuki bangunan yang dinyatakan tidak aman. |
Diskusikan rencana sederhana bersama anggota keluarga sebelum keadaan darurat terjadi.
Tentukan lokasi aman yang dapat menjadi tempat berkumpul jika anggota keluarga terpisah.
Simpan nomor keluarga, layanan darurat, dan kontak pihak berwenang yang relevan.
Pastikan anak-anak dan anggota keluarga lainnya memahami rencana keselamatan dengan bahasa yang mudah.
Gunakan informasi dari lembaga resmi untuk mengetahui perkembangan kondisi dan arahan keselamatan.
Jangan memaksakan diri melewati genangan atau arus yang berbahaya. Jika ada instruksi evakuasi dari pihak berwenang, ikuti arahan tersebut dan menuju tempat yang dinyatakan aman.